Dua puluh dua puluh
Tahun yang penuh keluh
Dipaksa tak boleh mengeluh
Walau dada rasanya sesak melulu
Tahun ini cukup berbeda
Kondisi baru mengubah suasana
Penyakit lama ikut ikut jua
Corona masih saja happening
Korupsi tak kalah ingin jadi trending
Publik semakin resah
Virus masih saja menjelajah
Bertahan hidup juga susah
Uang rakyat masih saja renyah
Hidup ini penuh dramatis
Masih saja banyak orang yang bengis
Bergaya bak politis
Sejatinya seorang pengemis
Tak peduli walau banyak hati yang menangis
Kompilasi masalah yang rumit
Seakan diri terhimpit
Hatipun ikut sempit
Kenikmatan dipandang sedikit
Karna batin terasa sakit
Dua puluh dua puluh
Disambut dengan riang
Bagi mereka yang lapang
Akan musibah yang menghadang
Hidup harus terus berjalan
Tak boleh pasrah pada keadaan
Maju untuk menang
Cobaan biarlah terkenang
Beranda
Facebook
Instagram
Twitter
Youtube
Posting Komentar
Posting Komentar